Inikah rasanya sehari berasa setahun?
Apa kabarmu?
Terakhir kali kita bertemu, kamu bilang kamu akan selalu menantiku.
Waktu itu aku menolaknya dan tidak mau kamu menantiku, namun sekarang aku sadar.
Diam-diam aku pun melakukan hal yang sama dan berharap kamu menepati janjimu.
Di malam yang sunyi, tiba-tiba teralun lagu kita.
Di malam itu pun aku teringat akan semua kata-katamu.
Jujur, setiap kata-kata itu terucap, aku merasa kamu hanya sekedar berkata.
Dan malam itu, malam ini, aku sadar dan tahu persis rasanya.
"Selama kamu berada disampingku, semuanya akan baik-baik saja" katamu.
Dan aku baru merasakannya sekarang.
Sangat teramat terlambat ya?
Andaikan saja waktu itu aku berjuang untuk bertahan lebih lama.
Andaikan saja waktu itu kita berjuang untuk bertahan sedikit lebih lama.
Kamu tidak harus melewati semua sakit yang kamu rasa,
semua air mata yang kamu teteskan.
Satu hal yang pasti, semua akan baik-baik saja.
Apa daya, semua sudah terjadi.
Kita hanya terpisahkan oleh takdir dan satu kehidupan saja.
Let us hang on a little longer until the next life.
I promise to stand by you then.
I promise to be the princess you are riding the white horse for.
And there will not be any 'seandainya' in our story.
Do know that I am always wishing you a happy life and continuously praying for you.
So please do so. Be happy.
Please make sure that you will find me as early as you did in this life.
I will see you soon.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar